0

ah, kamu.

...


Bukan mauku untuk tidak memberimu kepastian,
tapi bersama kamu, tidak lebih dari sekadar cerita karangan.
 yang akhirnya belum tentu berbahagia,
yang akhirnya hanya meninggalkan luka.

Aku adalah air,
adalah udara, juga angin.
Aku bentuk segala yang kamu perlukan.
Sekaligus kebosanan yang selalu ingin kamu tinggalkan.

Aku belum tentu menemukan lagi yang sepertimu,
atau mungkin…
Aku tidak akan mencarinya dan akan selalu menginginkanmu.

aku tidak pernah berharap untuk
menjadi orang yang
terpenting dalam hidupmu,
karena itu merupakan
permintaan yang terlalu besar
bagiku…

aku hanya berharap suatu
saat nanti jika kau
melihatku…
kau akan tersenyum dan berkata….
“...dialah orang yang selalu menyayangiku…”



_chacha

.

0 comments:

Back to Top